Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Raha 

Oleh: Hasan Jufri

‎Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Raha 

‎Muna Barat, Sahabatsultra.com - Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara memang masih cukup lama. Namun, dinamika politik di Bumi Anoa mulai menunjukkan tanda-tanda menghangat. Berbagai manuver politik, konsolidasi organisasi, hingga penguatan basis konstituen menjadi indikator bahwa para tokoh mulai mempersiapkan diri menghadapi kontestasi mendatang.

‎Di antara sejumlah nama yang terus menjadi perbincangan publik, dua figur menonjol dalam diskursus politik Sulawesi Tenggara, yakni Gubernur petahana Andi Sumangerukka (ASR) dan Bupati Muna Barat, La Ode Darwin. Keduanya dinilai memiliki modal politik yang besar serta basis dukungan yang kuat di wilayah masing-masing.

‎Andi Sumangerukka sebagai gubernur petahana memiliki keuntungan politik berupa tingkat pengenalan yang tinggi dan jaringan pemerintahan yang luas. Basis dukungannya disebut cukup kuat di wilayah daratan Sulawesi Tenggara, terutama di Bombana hingga kawasan Kolaka Raya. Posisi sebagai kepala daerah provinsi juga membuat konsolidasi politiknya terus menjadi perhatian berbagai kalangan.

‎Di sisi lain, La Ode Darwin tampil sebagai salah satu figur yang semakin diperhitungkan dari wilayah kepulauan. Kepemimpinannya di Kabupaten Muna Barat, ditambah posisinya sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Tenggara, menjadikan ruang gerak politiknya semakin luas. Melalui struktur partai yang tersebar di 17 kabupaten/kota, Darwin memiliki peluang membangun komunikasi politik lintas daerah sekaligus memperkuat jaringan konstituen.

‎Jika kedua tokoh ini suatu saat berada dalam satu poros politik, baik sebagai pasangan calon maupun dalam bentuk saling mendukung, maka kekuatan politik yang terbentuk tentu akan menjadi salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan. Kombinasi representasi wilayah daratan dan kepulauan dapat menjadi modal elektoral yang signifikan. Namun, pada tahap ini hal tersebut masih merupakan spekulasi politik yang bergantung pada dinamika menjelang pemilihan.

‎Apabila Andi Sumangerukka memutuskan untuk tidak kembali maju pada periode berikutnya, ruang politik bagi figur-figur baru, termasuk La Ode Darwin, tentu akan semakin terbuka. Sebagai salah satu kepala daerah muda yang aktif melakukan komunikasi politik dan memperkuat basis dukungan, Darwin berpotensi menjadi salah satu nama yang masuk dalam bursa calon gubernur, meski pada akhirnya keputusan akan sangat dipengaruhi oleh dinamika partai politik, koalisi, serta preferensi pemilih.

‎Dalam beberapa waktu terakhir, La Ode Darwin juga terlihat aktif melakukan safari politik dan mempererat hubungan dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya masyarakat Muna. Kapasitasnya sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara turut memperkuat posisinya sebagai salah satu tokoh yang diharapkan sebagian masyarakat Muna dapat kembali menghadirkan representasi kepemimpinan di tingkat provinsi, setelah era kepemimpinan La Ode Kaimuddin.

‎Meski demikian, perjalanan menuju kontestasi politik masih panjang. Peta politik dapat berubah seiring waktu, dipengaruhi oleh kinerja pemerintahan, dinamika partai politik, munculnya figur-figur baru, hingga aspirasi masyarakat yang terus berkembang. Karena itu, setiap prediksi mengenai pasangan atau arah dukungan politik saat ini masih bersifat analisis dan opini, bukan sebuah kepastian.

‎Pada akhirnya, masyarakat Sulawesi Tenggara tentu berharap bahwa siapa pun yang akan memimpin kelak adalah sosok yang mampu menghadirkan pemerataan pembangunan, memperkuat persatuan antara wilayah daratan dan kepulauan, serta membawa Bumi Anoa menuju kemajuan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.