![]() |
| Foto ilustrasi |
MUNA BARAT, SAHABATSULTRA.COM - Pemerintah pusat melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan melakukan pengecekan dan investigasi terhadap seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Muna Barat, Sabtu (14/3/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan operasional dapur MBG berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Jika dalam proses investigasi ditemukan dapur yang tidak memenuhi ketentuan, pemerintah daerah akan memberikan teguran kepada pengelola dapur. Teguran tersebut diberikan maksimal sebanyak tiga kali.
Apabila setelah tiga kali teguran tidak ada perbaikan atau teguran tersebut diabaikan, dapur MBG yang bersangkutan akan ditutup secara permanen dan digantikan dengan dapur lain yang memenuhi standar.
Gubernur juga telah menginstruksikan Pemerintah Kabupaten Muna Barat untuk melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh dapur MBG yang beroperasi di wilayah tersebut. Instruksi itu merupakan arahan langsung dari SPPG pusat agar seluruh dapur MBG di daerah menjalankan operasional sesuai standar pelayanan dan kualitas yang telah ditetapkan.
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengatakan hasil rapat koordinasi bersama SPPG pusat di Kendari menunjukkan sebagian besar dapur MBG di daerah tersebut masih perlu melakukan sejumlah perbaikan untuk memenuhi kriteria yang ditentukan.
“Kami memberikan waktu kepada pengelola dapur untuk melakukan pembenahan. Jika setelah tiga kali teguran tidak ada perubahan, maka dapur tersebut akan ditutup permanen dan digantikan dengan dapur lain,” ujar Bupati Mubar La Ode Darwin Sabtu (14/3/2026) saat di wawancarai di kediamanya rujab.
Dalam kunjungannya di Kecamatan Sawerigadi, gubernur juga menyoroti kualitas bahan pangan yang digunakan dalam program MBG. Ia menegaskan bahwa beras yang digunakan harus beras premium, bukan beras medium, guna menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada masyarakat.
Penulis: Redaksi



Social Header