Breaking News

Keluarga Pasien Soroti Layanan Farmasi RSUD Mubar, Direktur Tegaskan Petugas Apotek yang Ambil Alat Bukan Keluarga Pasien

foto

MUNA BARAT, SAHABATSULTRA.COM — Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat menanggapi laporan keluarga pasien terkait ketidakmampuan memperoleh alat medis yang diresepkan oleh dokter jaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Direktur RSUD Muna Barat, dr. Syahril Fitrah, menjelaskan bahwa pada pagi hari pasien di IGD membutuhkan nasal kanul (selang oksigen) dan dokter jaga langsung meresepkannya untuk diambil di apotek rumah sakit. Namun, kejadian bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha sehingga terjadi keterlambatan kehadiran petugas apotek akibat menunaikan salat Ied.

“Kami pastikan layanan tetap berjalan. Ketika petugas jaga di apotek belum kembali, dokter jaga telah menghubungi petugas untuk mencari solusi. Petugas apotek sempat meminta tolong kepada perawat IGD jika kebutuhan benar-benar mendesak, namun perawat sedang menangani pasien,” ujar dr. Syahril.

Karena keadaan mendesak dan salah satu anggota keluarga pasien memiliki latar belakang sebagai bidan serta pernah bertugas di RSUD, yang bersangkutan bersedia membantu mengambil nasal kanul sementara petugas apotek dalam perjalanan kembali. Tidak lama kemudian petugas apotek tiba dan mengambilkan nasal kanul tersebut.

“Ini murni miskomunikasi. Yang mengambil alat medis dari apotek pada akhirnya adalah petugas jaga, bukan keluarga pasien,” tambah dr. Syahril.

Direktur RSUD Muna Barat menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan layanan yang sempat dirasakan keluarga pasien dan menegaskan bahwa kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi manajemen agar pelayanan tetap optimal meskipun bertepatan dengan hari libur keagamaan.

“Kami tetap melayani pasien sepanjang hari raya. Ke depan kami akan memperbaiki koordinasi petugas jaga agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup dr. Syahril. 

Editor: Redaksi

© Copyright 2024 - SAHABAT SULTRA