Breaking News

Muna Barat di Jalur Kemajuan, Pembangunan dan Kepedulian Jadi Prioritas La Ode Darwin dan Ali Basa

Penulis: La Ode Muh. Sacri, S.Sos (Staf Kominfo Muna Barat)


foto Istimewa

Muna Barat, Sahabatsultra.com  - Di bawah kepemimpinan La Ode Darwin dan Ali Basa, Kabupaten Muna Barat perlahan namun pasti mulai menunjukkan arah pembangunan yang semakin nyata. Berbagai program yang dijalankan hari ini bukan sekadar janji politik, melainkan langkah konkret dalam membangun daerah secara menyeluruh dan merata demi kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. Jalan-jalan penghubung antarwilayah mulai dibenahi, jembatan dibangun, drainase diperhatikan, hingga akses transportasi udara dan laut terus dikembangkan. 

Pembangunan jalan penghubung Kecamatan Sawerigadi dan Kecamatan Tiworo Selatan melalui Desa Lakalamba, Lawada, Katangana hingga Parurajaya menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah ingin membuka konektivitas yang lebih baik bagi masyarakat.

Tidak hanya itu, rencana pembangunan jalan rusak di Desa Sukadamai dan jalur menuju Pajala juga menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini mendambakan akses jalan yang layak. Sebab pembangunan jalan bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan jalan menuju pertumbuhan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan hingga masa depan masyarakat Muna Barat.

Di sektor lain, perhatian pemerintah daerah juga terlihat melalui bantuan kepada nelayan, petani dan peternak. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Kemajuan yang mulai dirasakan masyarakat juga terlihat dari terbukanya akses penerbangan udara Muna Barat–Makassar. Ini menjadi langkah besar bagi daerah yang terus berkembang. Bahkan rencana pembukaan jalur penerbangan hingga Sorong serta jalur laut Tondasi–Totobulu menunjukkan adanya visi besar pemerintah daerah dalam membuka konektivitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi Muna Barat.

Di bidang keagamaan, kepedulian pemerintah kepada jamaah haji juga patut diapresiasi. Bantuan dana pengganti tiket perjalanan Muna Barat–Makassar pulang-pergi menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah kepada masyarakat yang hendak menunaikan ibadah haji.

Yang menarik, kepemimpinan La Ode Darwin dan Ali Basa tidak hanya hadir di ruang pemerintahan, tetapi juga di tengah-tengah masyarakat. Dalam berbagai suasana, baik suka maupun duka, keduanya hadir langsung menyapa masyarakat, mendengar keluhan rakyat hingga memberikan bantuan kepada warga yang terkena musibah maupun bencana. Kedekatan seperti inilah yang membuat masyarakat merasa diperhatikan oleh pemimpinnya.

Tentu, membangun daerah tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Semua membutuhkan proses, tahapan serta kerja sama seluruh elemen masyarakat. Masih ada berbagai kekurangan yang perlu dibenahi, termasuk persoalan jalan di kawasan rumah sakit dan beberapa infrastruktur lainnya. Namun masyarakat juga perlu memahami bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan dan prioritas daerah.

Saat ini, Rumah Sakit Muna Barat juga tengah dilakukan pembangunan, diarahkan menjadi rumah sakit modern melalui peningkatan fasilitas, pelayanan kesehatan, peralatan medis hingga tenaga dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berkualitas bagi masyarakat.

Pada akhirnya, pembangunan bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan dan persatuan seluruh masyarakat. Ketika pemerintah dan rakyat berjalan bersama, maka cita-cita besar menjadikan Muna Barat sebagai “Liwu Mokesa” bukan lagi sekadar slogan, melainkan masa depan yang benar-benar dapat diwujudkan bersama.


Editor: Redaksi

© Copyright 2024 - SAHABAT SULTRA