![]() |
| foto istimewa |
MUNA BARAT, SAHABATSULTRA.COM – Wakil Bupati Muna Barat, Ali Basa, secara resmi melepas keberangkatan 19 jemaah calon haji asal Kabupaten Muna Barat menuju Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi, Sabtu, di Masjid Al Muhajirin, Desa Wapae, Kecamatan Tiworo Tengah.
Prosesi pelepasan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, keluarga jemaah, serta masyarakat yang turut memberikan doa dan dukungan kepada para calon tamu Allah tersebut.
Dalam sambutannya, Ali Basa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses persiapan dan pemberangkatan jemaah calon haji Muna Barat tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pemerintah Kabupaten Muna Barat, kata dia, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya penyelenggara haji daerah yang telah mempersiapkan seluruh kebutuhan keberangkatan jemaah sehingga proses pelepasan dapat terlaksana dengan baik.
"Atas nama Pemerintah Daerah Muna Barat, kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja dan berkontribusi sehingga proses pelepasan jemaah calon haji dapat berjalan lancar," ujar Ali Basa.
Ia mengatakan, sebanyak 19 jemaah calon haji Muna Barat tahun ini tergabung dalam Kloter 38 Embarkasi Hasanuddin Makassar.
Menurutnya, momentum pelepasan jemaah haji bukan sekadar seremoni pemberangkatan, tetapi juga menjadi pengingat dan motivasi bagi masyarakat untuk menyempurnakan rukun Islam, khususnya bagi yang telah memiliki kemampuan secara fisik dan finansial.
Ali Basa juga mengungkapkan bahwa masyarakat Muna Barat turut mendoakan agar seluruh jemaah diberi kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji hingga kembali ke daerah asal dengan predikat haji mabrur.
Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah, Pemkab Muna Barat memberikan dukungan berupa pembiayaan transportasi lokal pulang-pergi bagi jemaah hingga ke Bandara Hasanuddin Makassar.
Menurut Ali Basa, bantuan tersebut merupakan kebijakan Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi daerah yang religius.
Selain itu, para calon jemaah juga diingatkan agar mempersiapkan diri secara maksimal, baik fisik, mental, maupun pemahaman terhadap tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai syariat Islam.
Sementara itu, berdasarkan data penyelenggara, jumlah jemaah calon haji Muna Barat tahun ini terdiri dari tujuh laki-laki dan 12 perempuan.
Hamza (71), warga Kecamatan Tiworo Selatan, tercatat sebagai calon jemaah tertua. Sedangkan Nur Hikmah (35) asal Kecamatan Maginti menjadi jemaah termuda.
Seluruh jemaah calon haji asal Muna Barat tahun ini juga tidak masuk dalam kategori lanjut usia (lansia), mengacu pada standar usia minimal 83 tahun yang ditetapkan penyelenggara haji.
Penulis: Redaksi



Social Header