![]() |
| foto istimewa |
MUNA BARAT, SAHABATSULTRA.COM – Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dirangkaikan dengan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di halaman Kantor Bupati Muna Barat, Rabu (17/6/2026), mendadak berubah tegang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Muna Barat, Ibrahim Rasimu, menghentikan sejenak pidatonya setelah melihat sejumlah aparatur sipil negara (ASN) meninggalkan barisan saat kegiatan masih berlangsung.
Peristiwa itu terjadi ketika Ibrahim masih menyampaikan arahan di podium. Di tengah pembahasan berbagai agenda strategis pemerintah daerah, beberapa ASN terlihat berjalan keluar dari lokasi upacara, meski pimpinan daerah dan peserta lainnya masih mengikuti rangkaian kegiatan. Melihat hal itu, Ibrahim langsung melontarkan teguran terbuka.
"Tidak ada etika ini. Pimpinanmu masih ikut upacara, kalian sudah pulang," kata Ibrahim dengan nada tinggi di hadapan ratusan peserta upacara.
Sebelum insiden tersebut, Sekda tengah memaparkan sejumlah program pemerintah daerah, mulai dari penguatan sektor pangan, pencanangan Sensus Ekonomi 2026, rencana penyusunan regulasi penertiban hewan ternak, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Namun perhatian peserta upacara mendadak teralihkan ketika beberapa ASN memilih meninggalkan lokasi sebelum kegiatan berakhir.
Bagi Ibrahim, tindakan itu bukan sekadar pelanggaran tata tertib. Ia menilai perilaku tersebut mencerminkan lemahnya disiplin dan penghormatan terhadap institusi pemerintahan.
Tak berhenti pada teguran lisan, Ibrahim langsung memerintahkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mendata ASN yang keluar dari barisan maupun yang telah meninggalkan area upacara.
Perintah itu segera dijalankan. Petugas Satpol PP bergerak mencatat identitas pegawai yang dianggap meninggalkan kegiatan sebelum seluruh rangkaian selesai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya lima ASN tercatat meninggalkan upacara lebih awal. Mereka akan dipanggil untuk diberikan pembinaan dan teguran.
Menurut Ibrahim, disiplin merupakan fondasi utama birokrasi. Ketidakpatuhan terhadap aturan, sekecil apa pun, berpotensi membentuk budaya kerja yang buruk dan berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Ini menjadi pelajaran bagi ASN agar disiplin dalam setiap kegiatan, baik apel, upacara maupun saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Insiden tersebut menjadi ironi dalam pelaksanaan Hari Kesadaran Nasional yang sejatinya digelar untuk meneguhkan disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab aparatur negara. Di saat pemerintah daerah menyerukan peningkatan profesionalisme birokrasi, justru muncul pemandangan yang memantik kemarahan pimpinan: ketika pidato belum usai, sebagian peserta memilih beranjak pergi.
Red



Social Header