MUNA BARAT, SAHABATSULTRA.COM – Suasana khidmat menyelimuti sejumlah masjid di Kecamatan Tiworo Kepulauan, Kabupaten Muna Barat, Senin (15/6/2026). Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tiworo Kepulauan menggelar dzikir dan doa bersama yang dipusatkan di tiga masjid.
Kegiatan tersebut berlangsung serentak di Masjid Nurul Iman Kelurahan Tiworo, Masjid Jabal Rahmah Kelurahan Waumere, dan Masjid Nurul Ikhsan Desa Wandoke. Ratusan jamaah dari berbagai kalangan tampak hadir mengikuti rangkaian ibadah yang menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Masjid Nurul Iman di Kelurahan Tiworo menjadi pusat pelaksanaan kegiatan tingkat kecamatan. Di lokasi ini, dzikir dan doa bersama dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala KUA Tiworo Kepulauan, Muhammad Fattah Dwi Artanto.
Tidak hanya menjadi ajang bermunajat menyambut pergantian tahun Hijriah, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) kepada Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Tiworo Kepulauan.
Penyerahan SKT ini menjadi bentuk penguatan legalitas organisasi sekaligus dukungan terhadap peran BKMT dalam pembinaan keagamaan dan pemberdayaan umat.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muna Barat yang mewakili Bupati Muna Barat, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Muna Barat, perwakilan Camat Tiworo Kepulauan yang diwakili Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tiworo Kepulauan, Lurah Tiworo, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Tiworo Kepulauan.
Dalam sambutannya, Muhammad Fattah Dwi Artanto mengingatkan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, melainkan momentum untuk melakukan evaluasi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum muhasabah diri, memperbaiki kualitas ibadah, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat hijrah yang terkandung dalam peringatan Tahun Baru Islam hendaknya menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial.
Dzikir dan doa bersama berlangsung dengan penuh kekhusyukan hingga akhir acara. Lantunan doa yang menggema di tiga masjid menjadi simbol harapan masyarakat Tiworo Kepulauan untuk menyambut tahun baru Hijriah dengan keberkahan, kedamaian, dan semangat baru dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Editor: Amsir



Social Header