![]() |
| Foto Istimewa |
MUNA BARAT, SAHABATSULTRA.COM – Kantor Urusan Agama (KUA) Tiworo Kepulauan menggelar kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 Hijriah di Masjid Habibi Al-Hikmah, Kelurahan Tiworo, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Menteri Agama Republik Indonesia itu menjadi wadah memperkuat kepedulian sosial melalui pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas.
Program tersebut terlaksana berkat kolaborasi Pemerintah Kecamatan Tiworo Kepulauan, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Tiworo Kepulauan, serta majelis taklim dari seluruh desa dan kelurahan.
Hadir dalam kegiatan itu Plt. Kepala KUA Tiworo Kepulauan, Muhammad Fattah Dwi Artanto, Camat Tiworo Kepulauan Abdul Muin, Ketua TP PKK Kecamatan beserta anggota, Ketua BKMT Kecamatan, para ketua majelis taklim desa dan kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta anak-anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai penerima santunan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan sambutan Ketua BKMT Kecamatan dan Camat Tiworo Kepulauan. Acara kemudian diisi tausiah yang disampaikan Muhammad Fattah Dwi Artanto sebelum penyerahan santunan kepada para penerima.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak mewarnai kegiatan yang dipusatkan di Masjid Habibi Al-Hikmah. Santunan yang diberikan tidak hanya dimaknai sebagai bantuan materi, tetapi juga sebagai bentuk perhatian, kasih sayang, dan penghormatan kepada anak-anak yatim maupun penyandang disabilitas.
Plt. Kepala KUA Tiworo Kepulauan, Muhammad Fattah Dwi Artanto, mengatakan Lebaran Yatim dan Disabilitas diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
"Melalui Lebaran Yatim dan Disabilitas ini, kami berharap semangat berbagi, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta kepedulian terhadap sesama terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan," ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak yang memiliki komitmen sama dalam menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan masyarakat, KUA Tiworo Kepulauan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai upaya memperkuat solidaritas sosial sekaligus menumbuhkan budaya berbagi di Kabupaten Muna Barat.
Penulis: Amsir
.jpg)


Social Header