![]() |
| foto istimewa |
MUNA BARAT, SAHABATSULTRA.COM – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Muna Barat sebagai salah satu daerah penerima Program Kampung Nelayan Merah Putih.
Dalam sambutannya pada peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Bupati mengungkapkan bahwa Muna Barat memperoleh alokasi pembangunan di lima desa, yakni Desa Tanjung Pinang, Latawe, Lasama, Tondasi, dan Bangko dengan total anggaran sekitar Rp23 miliar lebih
Menurutnya, program tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.
"Kami berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya menghadirkan kawasan permukiman yang lebih baik, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
Pemerintah Kabupaten Muna Barat akan terus mendukung setiap program yang berpihak kepada nelayan dan masyarakat pesisir," ujar La Ode Darwin.
Ia menambahkan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu menciptakan kawasan pesisir yang lebih tertata, produktif, dan berdaya saing. Selain meningkatkan kualitas hunian nelayan, program tersebut juga akan memperkuat ekosistem usaha perikanan melalui penyediaan berbagai sarana dan prasarana pendukung sehingga kesejahteraan masyarakat pesisir meningkat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Pelabuhan Perikanan Samudra Kendari, Andi Mannojengi, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam mengembangkan sektor kelautan dan perikanan. Menurutnya, Muna Barat menjadi salah satu kabupaten yang memperoleh alokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih terbanyak di wilayah Sulawesi Tenggara.
Ia menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan kawasan permukiman nelayan, tetapi juga akan didukung dengan berbagai fasilitas penunjang untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan.
"Program ini akan terus berlanjut. Ke depan akan didukung dengan pembangunan infrastruktur penunjang, termasuk fasilitas seperti pabrik es untuk memenuhi kebutuhan nelayan dan meningkatkan nilai ekonomi hasil tangkapan," kata Andi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Muna Barat, Sukarti, mengatakan keberhasilan Muna Barat memperoleh alokasi pembangunan di lima lokasi merupakan hasil komunikasi yang intensif antara Pemerintah Kabupaten Muna Barat dan pemerintah pusat.
Menurutnya, Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas kawasan permukiman nelayan dan memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.
"Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis nasional. Alhamdulillah, Muna Barat mendapat alokasi di lima lokasi. Ini merupakan hasil sinergi dan komunikasi yang terus dibangun bersama pemerintah pusat atas dorongan Bupati Muna Barat, La Ode Darwin," ujar Sukarti.
Ia menjelaskan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dijadwalkan berlangsung hingga Desember 2026. Pemerintah daerah berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai target sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
"Harapan kami, pembangunan ini dapat berjalan sesuai target dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan serta mendukung terwujudnya visi Muna Barat sebagai Liwu Mokesa," tutupnya.





Social Header