Muna, Sahabatsultra.com — Keterbatasan ruang rawat inap di Puskesmas (PKM) Kabawo, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dinilai perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah. Meski dengan fasilitas yang terbatas, pihak puskesmas tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan.
Pelayanan rawat inap di PKM Kabawo tidak hanya melayani warga Kabawo Raya yang meliputi Kecamatan Kabangka, Kontukowuna, dan Parigi, tetapi juga tidak jarang menerima pasien dari luar wilayah tersebut, seperti dari Kecamatan Tongkuno, bahkan dari luar Kabupaten Muna. Saat ini, UPTD Puskesmas Kabawo hanya memiliki empat ruang rawat inap, terdiri dari tiga ruang perawatan dewasa dan satu ruang perawatan anak, yang masing-masing ruangan hanya dilengkapi dua tempat tidur.
Dalam dua tahun terakhir, jumlah pasien rawat inap terus mengalami peningkatan. Berdasarkan evaluasi BPJS Kesehatan, rata-rata terdapat sekitar 24 kasus per bulan. Kondisi ini membuat kebutuhan ruang rawat inap menjadi semakin mendesak.
Selain keterbatasan jumlah ruangan, kebutuhan akan ruang isolasi juga menjadi perhatian penting, khususnya untuk penanganan pasien dengan penyakit menular yang memerlukan fasilitas khusus.
Kepala Puskesmas Kabawo, Ramlan, mengungkapkan bahwa sebenarnya Pemerintah Daerah Kabupaten Muna melalui Dinas Kesehatan telah merencanakan rehabilitasi gedung sekaligus penambahan ruang rawat inap. Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena adanya kebijakan efisiensi anggaran.
“Pada prinsipnya, kami sudah mendapat informasi bahwa rehabilitasi gedung dan penambahan ruang rawat inap telah direncanakan. Namun karena adanya efisiensi anggaran, pelaksanaannya sementara belum bisa dilakukan,” ujar Ramlan saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa, 13 Januari 2026.
Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa pelayanan kepada pasien tetap menjadi prioritas utama.
“Dengan kondisi yang ada saat ini, kami tetap berupaya memaksimalkan ruang yang tersedia agar pelayanan rawat inap tetap berjalan dengan baik. Namun tentu kami sangat berharap pemenuhan kebutuhan ruang rawat inap ini dapat segera terlaksana demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.



Social Header